My Rubik’s Cube Gameplay Preview April 24, 2009
Posted by neevsfc in Uncategorized.Tags: neev, Rubik's Cube, SMAN 34
add a comment
Here it is :
Ada yang mau diajari?!
Contact me…
Rubik’s Cube March 11, 2009
Posted by neevsfc in Uncategorized.Tags: Rubik's Cube, SMAN 34
add a comment
Yahh… Beberapa bulan tidak menyentuh blog ini. Banyak perubahan yang terjadi.
Pertama, saya telah sembuh dari cacar! Alhamdulillah. Kedua, Dhana dan Opal ketularan cacar! Alhamdulillah…
Yang ketiga…
Sekolah gw (atau kelas gw) terkena wabah Rubik’s Cube.
Semua teman-teman terdekat berlomba-lomba cepet-cepetan menyelesaikan rubik’s. Gue jadi rela ngeluarin uang puluhan ribu hanya untuk sebuah mainan. Jari telunjuk gw jadi kapalan!
Tapi nggak apa-apa sih…
Pesan: Untuk semua pembaca, sebarkanlah wabah rubik’s cube dimanapun engkau berada.
Ehm… Kayak Kesurupan February 16, 2009
Posted by neevsfc in Uncategorized.Tags: Dhana, kacang kulit, kesurupan, soto ayam
add a comment
Tadinya, gue punya empat pilihan topik untuk dibahas di posting kali ini, yaitu: 1. Gue masuk ke divisi humas ROHIS, 2. Barack Obama jadi Presiden Amrik, 3. Pembantu gue kesurupan, dan 4. Membahas mengapa Batagor begitu disukai masyarakat umum.
Berhubung paranormal cuma bisa nyembuhin orang kesurupan (soalnya batagor ga bisa kesurupan), maka gue milih topik “Pembantu gue kesurupan”. Dan entah kenapa, pengalaman-pengalaman gue atau Dhana kok bisa-bisanya mirip sama kejadian-kejadian tolol yang menimpa Radith. Contoh: Si Dhana pernah kejebak di toilet ladies, dan pembantu gue yang baru, kesurupan.
Sore itu, gue baru pulang dari warnet. Abis mengupdate gadget blog ini. Sampe rumah, tanpa didahului gelegar petir, adek gue yang ketiga, ngasih tau bahwa si Teh Nunung (nama pembantu gue) dari tadi melotot terus, badannya kaku, dan kalo dipanggil nggak ngerespon.
Melihat gelagat yang nggak (terlalu) baik itu, gue memutuskan untuk melihat dengan mata sendiri apa yang terjadi. Dan kira-kira hal apakah yang gue saksikan? Yap, sesuai dengan keterangan adek gue. Dia melotot ke satu arah, dan masih berwujud manusia.
Hening.
Gue gak berani berbuat apa-apa. Tapi waktu itu sih sempet kepikiran beberapa langkah ini:
1. Pencet idungnya, udah terbukti ga ngaruh (Pengujian dilakukan di Lab. Rumahradityadika).
2. Pencet jempol kakinya sambil dibacain ayat kursi, takut ngamuk (dan pada saat itu ga ada yang megangin).
3. Makan soto hangat dan kacang kulit.
Oke, yang ketiga terdengar amat bodoh. Tapi… yang kita (gue, ibu, dan adek) lakuin tuh yang pilihan ketiga! Dengan santainya kita makan soto ayam hangat nan lezat. Dan bagaimana nasib sang Professional Assistance? Ajaib! Setelah kita selesai makan soto, dia tersadar begitu aja. BEGITU AJA!
Setelah sang Professional Assistance sadar, kita semua nanya “Apa yang dia rasakan tadi? Gimana rasanya kerasukan jin? Mengapa batagor harus dikasih bumbu kacang?”. Dan dengan polosnya, ia menjawab “ngga tau tuh, nggak ngerasain apa-apa”.
Zzzt!
Quote of the day: Jika ada anggota keluarga anda yang mengeluh kesurupan (lagi kesurupan kok bisa ngeluh), makanlah soto ayam dan kacang garing bersama orang-orang terkasih. (Neev, 1993 – saatnya tiba)
CACAR! February 9, 2009
Posted by neevsfc in Uncategorized.Tags: Cacar, Ga masuk Sekolah, Sakit
add a comment
Herpes Simplex. Dua kata yang mengidentitaskan sebuah organisme yang belakangan ini menyatu dalam tubuh gue. Yap, bahasa gampangnya virus cacar air.
Konon virus ini dapat merusak nilai pelajaran anak2 SMAN 34, karena murid yang terkena penyakit ini tidak diperbolehkan untuk masuk sekolah. Dan. Rumus yang berlaku untuk anak kelas X adalah. 1 Hari tidak masuk = keteteran sangat banyak tugas. So, kocok dulu. Sebelum diminum. (??? Pulpy Orange).
Yah, sejatinya gue masih bisa belajar di rumah sih. Tapi, minggu ini merupakan minggu ulangan plus remed! Subhanallah.
Ehm, dan gue belum dapet trik untuk ngilangin bekas cacarnya. Dulu waktu gue SD sih pernah berpendapat “kenapa orang yang cacar nggak disembuhin dengan caraku?”. Ibu gue nanya, “emang gimana caranya?”. Dan gue akhiri dengan menjawab, “itu cairannya dipecahin, terus dikasih alkohol. Selesai deh!”.
Ibu gue diem.
Dan. Sekarang gue baru nyadar betapa cara itu amat sulit untuk direalisasikan.
Do’ain gue cepet sembuh ya. Semuanya… Hiks.. Hehe..
Sepatah Kata… January 31, 2009
Posted by neevsfc in Uncategorized.Tags: neev, quote, sepatah kata
1 comment so far
Kadang…
Kuingin kembali lagi ke masa lalu
Untuk merubah segalanya menjadi lebih baik
Tetapi…
Itu merupakan hal yang mustahil
Tetapi…
Detik ini pun akan menjadi masa lalu di masa yang akan datang
Jadi, pergunakanlah setiap detik dalam kehidupan
SEBAIK MUNGKIN…
Wisata Kota Bogor January 31, 2009
Posted by neevsfc in Uncategorized.Tags: bogor, bogor botanical park, kebun raya, teh botol sosro, vespa
add a comment
Hari ini gue baru pulang dari Bogor. Capek banget. Tapi, kalau dibandingin dengan hal-hal seru yang didapatkan, capek tersebut jadi tak berarti. Perjalanan kesana pun ditempuh dengan amat nyaman (trims untuk Bus AGRAMas, hehe). Sekitar 1 jam perjalanan udah langsung sampe. Berhubung di rumah belum makan berat, jadilah gue dan keluarga beli makanan untuk dimakan di Bogor Botanical Park (tsch).
Sambil nunggu si pelayannya nge-pack tuh para makanan. Gue dengan bijaknya meminta dengan sangat (maksa) ke ibu gue untuk beliin teh manis. Karena mungkin saat iyu ibu due lagi ada pada “dermawan mode-on”, maka dengan ajaibnya gue dibeliin the manis (biasa aja kali ya?). Sedangkan ade-ade gue yang lain minta dibeliin Teh Botol Sosrooo… lagi-lagi karena ibu gue lagi baik (dan punya uang) kedua benda tersebut juga dibelikan teh botol.
Ketika saat yang mendebarkan dimulai (baca: pembayaran), si tetehnya ngitung harga masing-masing benda yang dibeli.
Teteh Penjual : “Ayam: 6.000, ikan mujair: 6.000, teh manis: 2.000, teh botol: 4.000…”.
Neev : “Apaa? 4.000? Teh botol harganya 4.000??”
Dan dengan penuh kemenangan si mbak penjualnya bilang ”iya, emang segitu…”
Pesan moral: Kalau loe tipe orang yang benci ngeliat harga yang 2 kali lipat harga normal (sama kayak gue), jangan beli Teh Botol di Terminal Kota Bogor.
Back to the topic.
Daftar hal-hal yang menyenangkan yang gue dapet di Bogor:
1. Udara yang mengandung sangat sedikit CO2 dan teman-temannya (baca: bersih)
2. Ketemu sodara-sodara yang udah lama nggak ketemu
3. Kebun Raya Bogor!
4. Air terjun Curug Luhur (banyak orang Jakartanya, jadi kurang seru. Lho? Lupa ngaca)
5. Perjalanan ke curug tsb. naik vespa nostalgia (sempet mogok 11 kali)
Ok, segitu dulu. Gue ada acara di sekolah. Selamat tahun baru Hijriyah 1430H! It’s time to make some resolution (or revolution).
Tentang Hal Berguna January 31, 2009
Posted by neevsfc in Uncategorized.Tags: asmaul husna, do'a terkabul, sifat rasul
add a comment
Ya, kali ini saya akan (mencoba) menulis hal yang berguna. Mungkin akan ada yang komentar, “kok nggak nulis yang aneh-aneh lagi sih?”-atau nggak.
Oke, karena kalian memang selalu ingin tahu, maka saya akan beritahu. Beberapa hari yang lalu, saya membaca sebuah buku yang judulnya (ehm) “VISUALISASI KEPRIBADIAN MUHAMMAD SAW”. Dan dalam buku tsb. disebutkan salah satu sifat terpuji yang beliau miliki yaitu tidak menggunjing; membicarakan keburukan orang lain. So, I sure you can take the essence of this info.
Ya, setelah sekian lama (baca: sangat amat lama) nggak meng-update blog ini, akhirnya saya memulai untuk produktif nulis lagi (do’akan saja ya). Sebelumnya, saya mau berbagi pengalaman.
Di sebuah Jum’at siang yang terik, saya baru saja pulang menuntut (sedikit) ilmu dari SMAN 34. Pada saat itu diduga kuat jam 10.30. Awalnya saya mau Shalat Jum’at di sekolah. Akan tetapi, karena ada satu-dua hal yang mengganjal (keinginan untuk pergi ke warnet), maka saya putuskan untuk tidak shalat di sekolah.
Sepulangnya dari warnet, saya langsung menaiki angkot menuju kediaman saya di Pondok Pinang. Di perjalanan, kubuka tas coklatku dengan perlahan untuk mengambil buku “NINETY-NINE NAMES OF ALLAH”. Buku tsb. berisi Asmaul Husna dan benefit-benefit yang bisa didapatkan dengan membaca berulang-ulang (repeating) nama-nama Allah. Saat itu saya repeating nama Allah yang berfungsi agar do’a kita dikabulkan.
Karena baru sampai terminal Lb. Bulus sudah terdengar adzan Jum’at, akhirnya saya putuskan untuk shalat di masjid dalam terminal tersebut. Selesai shalat saya berdo’a tentang beberapa hal. Dan disinilah terjadi keajaiban.
Ketika keluar dari kawasan terminal, blaarrr… do’aku terkabul begitu saja. Nyaris tanpa selang waktu dari berdo’a. Saat itu saya tak bisa berkata-kata apapun selain “Subhanallah, subhanallah”.
Well, bagi yang bingung dengan penjelasan yang tidak terstruktur tersebut. Intinya, Repetition Asmaul Husna benar-benar manjur. Bahkan teman saya, Dhana (a.k.a. Kesum) juga sudah membuktikannya (dia lolos dari suatu kejadian yang membahayakan). Waduh kok jadi kayak salesman kosmetik gini sih.
Saya akan berikan beberapa nama Allah yang recommended untuk di-repeat:
YA-RAHIM = Dia yang mengulang nama ini 100 kali setelah sahalat fajr (shalat sunnah sebelum adzan subuh) akan menemukan semua orang bersikap friendly kepadanya.
YA-MALIK = Dia yang mengulang nama ini setiap saat akan dihormati dan diperlakukan dengan baik oleh orang lain.
YA-SALAM = Dia yang mengulang nama ini 160 kali kepada orang sakit, akan membantu orang yang sakit tsb. memulihkan diri.
YA-SAMI’ = Dia yang mengulang nama ini 100 kali tanpa memberitahu orang lain, pada hari kamis setelah shalat zuhur, Allah akan mengabulkan semua keinginannya.
YA-HAQQ = Jika seseorang kehilangan sesuatu, lalu mengulang nama ini. Maka ia akan menemukan benda yang hilang tsb.
SURAT DARI SETAN UNTUKMU January 31, 2009
Posted by neevsfc in Uncategorized.Tags: Iblis, nobel imris, rileks.com, Setan
add a comment
Aku melihatmu kemarin, saat engkau memulai aktifitas harianmu.
Kau bangun tanpa sujud mengerjakan subuhmu
Bahkan kemudian, kau juga tidak mengucapkan “Bismillah” sebelum memulai santapanmu, juga tidak sempat mengerjakan shalat Isha sebelum berangkat ketempat tidurmu
Kau benar2 orang yang bersyukur, Aku menyukainya
Aku tak dapat mengungkapkan betapa senangnya aku melihatmu tidak merubah cara hidupmu.
Hai Bodoh, Kamu millikku.
Ingat, kau dan aku sudah bertahun-tahun bersama,
dan aku masih belum bisa benar2 mencintaimu .
Malah aku masih membencimu, karena aku benci Allah.
Aku hanya menggunakanmu untuk membalas dendamku kepada Allah.
Dia sudah mencampakkan aku dari surga, dan aku akan tetap memanfaatkanmu sepanjang masa untuk
membalaskannya
Kau lihat, ALLAH MENYAYANGIMU dan dia masih memiliki rencana-rencana untukmu dihari depan.
Tapi kau sudah menyerahkan hidupmu padaku,
dan aku akan membuat kehidupanmu seperti neraka.
Sehingga kita bisa bersama dua kali dan ini akan menyakiti hati ALLAH
Aku benar-benar berterimakasih padamu, karena aku sudah menunjukkan kepada NYA siapa yang menjadi pengatur dalam hidupmu dalam masa2 yang kita jalani
Kita nonton film porno bersama, memaki orang, mencuri, berbohong, munafik, makan sekenyang-kenyangya , guyon2an jorok, bergosip, manghakimi orang, menghujam orang dari belakang, tidak hormat pada orang tua ,
Tidak menghargai Masjid, berperilaku buruk.
TENTUNYA kau tak ingin meninggalkan ini begitu saja.
Ayolah, Hai Bodoh, kita terbakar bersama, selamanya.
Aku masih memiliki rencana2 hangat untuk kita.
Ini hanya merupakan surat penghargaanku untuk mu.
Aku ingin mengucapkan ‘TERIMAKASIH’ karena sudah mengizinkanku memanfaatkan hampir semua masa hidupmu.
Kamu memang sangat mudah dibodohi, aku menertawakanmu.
Saat kau tergoda berbuat dosa kamu menghadiahkan tawa.
Dosa sudah mulai mewarnai hidupmu.
Kamu sudah 20 tahun lebih tua, dan sekarang aku perlu darah muda.
Jadi, pergi dan lanjutkanlah mengajarkan orang-orang muda bagaimana berbuat dosa.
Yang perlu kau lakukan adalah merokok, mabuk-mabukan, berbohong, berjudi, bergosip, dan hiduplah se-egois mungkin.
Lakukan semua ini didepan anak-anak dan mereka akan menirunya.
Begitulah anak-anak .
Baiklah, aku persilahkan kau bergerak sekarang.
Aku akan kembali beberapa detik lagi untuk menggoda mu lagi.
Jika kau cukup cerdas, kau akan lari sembunyi, dan bertaubat atas dosa-dosamu.
Dan hidup untuk Allah dengan sisa umurmu yang tinggal sedikit.
Memperingati orang bukan tabiatku, tapi diusiamu sekarang dan tetap melakukan dosa, sepertinya memang agak aneh.
Jangan salah sangka, aku masih tetap membencimu.
Hanya saja kau harus menjadi orang tolol yang lebih baik dimata ALLAH.
Catatan : Jika kau benar2 menyayangiku , kau tak akan membagi surat ini dengan siapapun
Created by :
nobel imris
My Class January 31, 2009
Posted by neevsfc in Uncategorized.Tags: ANNIDA, blog, Class, GZP, Kelas, SMA 34, SMAN 34
add a comment
Sori kalo intro-nya ngga sesuai dengan judul..
Tadi malem gue baca majalah ANNIDA, dan disitu ada artikel tentang blog. Ada sejarahnya, yang mempopulerkan, dan ada juga tips dan saran untuk bikin tulisan yang seru tapi sopan (selama ini, tulisan gue ngga memenuhi syarat untuk dibilang sopan ya?). Tapi, dari semua hal yang udah gue baca, yang paling eye catching sekaligus paling pathetic itu ada di rubrik “POLLING”.
Di rubrik tsb. ada polling terhadap SMU *** di daerah *** (nama dan daerah sekolah sengaja di-asterisk, untuk melindungi privasi). Dan ketahuilah teman-teman, result-nya amat menyedihkan: 53% voters ngga tau blog tu apaan. 56% dari orang-orang yang (katanya) tau tersebut ngga punya blog.
Dari result diatas, bisa diambil kesimpulan bahwa masih ada sebagian kecil dari remaja-remaja seumuran kita (kita? Gue aja kali, lu ngga!) yang belum kenal ama yang namanya blog. Tapi untungnya SMU *** itu bukan di daerah Ibukota ini. Kalo nyampe ada anak Jakarta yang ga tau blog, gue bisa shock ringan.
Oke, melaju ke topik posting kali ini ”About my Class”. Ya ini paradoks sebuah kelas di SMA 34, dilihat dari sudut pandang seseorang-yang-sedang-nulis-posting-ini. Well, itu gue. Hanif Ibrahim, orang yang ngga berprestasi di kelas. Kalo menurut gue, untuk bisa menceritakan kelas gue yang agak semrawut ini, pertama-tama harus memisahkan penghuninya menjadi beberapa golongan.
Golongan pertama, anak-anak pinter. Ngga banyak yang bisa masuk classis ini. Buktinya, pas ulangan Math kemaren, yang ngga remedial cuma 2 orang. Bayangkan, perbandingannya Cuma 2/40 (sama dengan jumlah orang yang bisa cerita dengan ekspresif. Liat posting sebelumnya!).
Golongan kedua adalah golongan yang pasti-ada-di-tiap-sekolah, yaitu murid yang suka-ngobrol-kalo guru-lagi-nerangin dan ngga terlalu pinter (karma dari ngga merhatiin guru). Apakah saya masuk golongan ini? Absolutely! Sekilas mengenai golongan kedua ini, ada beberapa crew-nya yang agak ‘unik’.
Crew pertama, Opal. Manusia luar-biasa-lebay ini terlahir dengan nama Naufal Dzulfiqar. Orangnya itu, beeh.. gokil, geblek, dan teramat-sangat-lebay-sekali. Jika ada salah seorang dari pembaca yang berpapasan dengannya, diharapkan untuk ber-istighfar. Kalau ngga bisa dipastikan akan mengalami mouth-opened-stomach-cramps-syndrome. Yaitu sindrom dimana kita akan ngakak ampe perut kram, disertai kejijayan stadium lanjut (ehm.. gw ngasal).
Crew kedua, Dapit. Orang yang terinspirasi dengan Patrick Star (salah satu tokoh di film Spongebob itu). Dari gaya jalannya, cara ngomongnya. Eh ngomong-ngomong soal cara ngomong, Dapit merupakan the one and only orang yang bisa ngikutin cara ngomong Lehrer Deutsch (guru Bhs. Jerman) gue. Dia jago gambar manga, tapi ngga sombong. Pokoke low-profile banget dah. Selain itu dia jago senam lantai.
Golongan ketiga, anak GZP. Anak-anak ini adalah golongan yang cukup ‘spesial’. Apanya yang spesial? Jawabannya adalah “solidaritas”. Ya. Siswa-siswa dengan solidaritas yang tinggi, sangat terkoordinir, dan sayangnya tidak disenangi oleh para guru. Mengapa dibenci? Gue gak tau.
Tapi GZP yang sekarang udah mulai berubah. Bahkan bisa dibilang udah jadi OSIS kedua. Contohnya, mereka (GZP kelas X) disuruh ngumpulin Koran dan gelas plastik bekas air mineral buat ngumpulin dana untuk CCC (pensi 34). Tapi karena banyaknya kegiatan yang kurang nyambung ama pelajaran (ex. Nongkrong), nilai mereka tuh dibawah rata-rata. Mungkin ngga semua, tapi yang di kelas gue kayak gitu lah.
Mudah-mudahan para guru bisa mengubah perspektif mereka tentang GZP. Walaupun gue bukan anggota, tapi gue mau meluruskan nama GZP yang udah keburu di stempel buruk.
Written after done-a-holy-business (boker), on my lovely pisi (bukan boker di depan kompi. Jangan salah!). With my uncomfortable keyboard (maklum 4 taon kaga diganti), sambil tengkurep.
..::Dengan semangat ’45!!!::..
PS: Bagi pihak yang udah baca nih blog, harap menanggapi dengan hati yang cool.
