ULTAH

Kalau engkau bertanya padaku tentang apa makna ulang tahun. Maka aku hanya bersedia menjawabnya dengan 1 jenis jawaban, yaitu momen untuk menata ulang impian dan rasa syukur.

Agaknya ulangtahun merupakan hari yang khidmat bagi kebanyakan dari kita. Hari spesial, dimana teman-teman akan peduli kepada kita, minimal mengucapkan selamat ulang tahun deh. Hari dimana masalah-masalah biasanya akan bisa dilupakan sejenak. Hari istimewa yang ditunggu sepanjang tahun.

Memang benar, di waktu kecil dulu, saya amat menikmati proses membuat undangan (yang waktu itu berupa kertas fotokopian), menyebarkan undangan kepada teman bermain, dan acara makan kue dan bernyanyi Selamat Ulangtahun di kemudian harinya. Masa kecil yang indah.

Namun, seiring waktu berlari, saya mulai kehilangan rasa gembira yang dihadirkan oleh acara ulang tahun. Mungkin tepatnya rasa ini mulai pudar ketika SMP, yaitu masa dimana kita mulai sadar bahwa ada hidup ini lebih kompleks daripada sekadar bermain. Mungkin yang lebih tepat lagi, sesuai teori yang dibuat salah satu teman, saya kehilangan “rasa manis” ulang tahun karena tidak banyak yang mengingatkan (atau memberi selamat). Beberapa faktornya antara lain pergaulan saya di SMP, yang sempit, dan tanggal ulang tahun yang selalu-bertepatan-dengan-liburan-akhir-semester 🙂

Pagi kemarin, 15 Juni 2011, disaat nganterin Mamah ke sekolah, saya dan beliau mengobrol.

“Mamah merasa aneh deh sama orang yang sedih atau down karena gak ada yang ngucapin selamat ulang tahun”, katanya.

Ia melanjutkan, “Padahal, ulang tahun itu bukan prestasi, Im. Bukan suatu achievement.”

Ia selanjutnya bercerita tentang seorang temannya yang, sampai sekarang, tidak pernah mengadakan pesta ataupun syukuran ulang tahun untuk anaknya. Namun, ketika ketiga anaknya satu persatu mengkhatamkan Al Qur’an beserta terjemahnya, Ia mengadakan syukuran yang cukup mewah. Karena Ia berpendapat bahwa itulah yang lebih pantas untuk diapresiasi.

Sehingga kawan, saat aku bertanya kepada diri sendiri tentang apa makna ulang tahun, aku baru bisa menyimpulkan bahwa momen ulang tahun adalah saat yang tepat untuk meninjau kembali mimpi-mimpi kita. Dari yang sederhana seperti pengen-punya-otot-kayak-Jason-Statham, sampai yang kompleks seperti, meng-improve skill IT guru-guru. Dari yang paling materialistis hingga yang ukhrowi.

The clock is ticking.

Waktu akan dengan senang hati mengakomodasi upaya setiap hamba Allah. Namun, Ia punya kuasa penuh untuk meninggalkan siapapun yang tidak mengacuhkannya. <- nasihat buat diri sendiri nih

Relativitas.

Satu hal lagi, seperti yang Andrea Hirata bilang dalam bukunya, (kira-kira intinya) usia 18 adalah saat dimana gelora masa remaja mulai sirna. Ketika pemikiran realistis tekadang menghajar mimpi.

Satu pemintaan sederhanaku kepada Allah, aku tak ingin kehilangan idealisme dan cita-cita luhur. Sandingkanlah optimis dengan realistis. Permudahlahaku dalam mengarungi laut dunia hingga selamat merapat di daratan akhirat yang manis dan indah. Amin.

saya

Catatan ulang tahun, enambelasjuni2011 23.19

Advertisements
Categories: Uncategorized | 4 Comments

Post navigation

4 thoughts on “ULTAH

  1. 🙂
    bagus hanif….belajar bijak sebelum kena pajak…hehehee

  2. neevsfc

    sebelum kebijakan dipajaki 😉

  3. ya .. memang betul, byk org memaknai ultah hanya sekedar makan2 atau melemparkan telur ke taman yg ultah. padahal seharusnya ultah itu, dimaknai dg sdg seberapa banyak manfaat yg kita berikan kepada orang lain. ingat lho .. semua fasilitas Allah berikan tdk gratis. dan bunda setuju sekali dg cara menyukuri anak yg khatam Qur’an dg makna. salam ..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: