Ehm… Kayak Kesurupan

Tadinya, gue punya empat pilihan topik untuk dibahas di posting kali ini, yaitu: 1. Gue masuk ke divisi humas ROHIS, 2. Barack Obama jadi Presiden Amrik, 3. Pembantu gue kesurupan, dan 4. Membahas mengapa Batagor begitu disukai masyarakat umum.

Berhubung paranormal cuma bisa nyembuhin orang kesurupan (soalnya batagor ga bisa kesurupan), maka gue milih topik “Pembantu gue kesurupan”. Dan entah kenapa, pengalaman-pengalaman gue atau Dhana kok bisa-bisanya mirip sama kejadian-kejadian tolol yang menimpa Radith. Contoh: Si Dhana pernah kejebak di toilet ladies, dan pembantu gue yang baru, kesurupan.

Sore itu, gue baru pulang dari warnet. Abis mengupdate gadget blog ini. Sampe rumah, tanpa didahului gelegar petir, adek gue yang ketiga, ngasih tau bahwa si Teh Nunung (nama pembantu gue) dari tadi melotot terus, badannya kaku, dan kalo dipanggil nggak ngerespon.

Melihat gelagat yang nggak (terlalu) baik itu, gue memutuskan untuk melihat dengan mata sendiri apa yang terjadi. Dan kira-kira hal apakah yang gue saksikan? Yap, sesuai dengan keterangan adek gue. Dia melotot ke satu arah, dan masih berwujud manusia.

Hening.

Gue gak berani berbuat apa-apa. Tapi waktu itu sih sempet kepikiran beberapa langkah ini:

1. Pencet idungnya, udah terbukti ga ngaruh (Pengujian dilakukan di Lab. Rumahradityadika).

2. Pencet jempol kakinya sambil dibacain ayat kursi, takut ngamuk (dan pada saat itu ga ada yang megangin).

3. Makan soto hangat dan kacang kulit.

Oke, yang ketiga terdengar amat bodoh. Tapi… yang kita (gue, ibu, dan adek) lakuin tuh yang pilihan ketiga! Dengan santainya kita makan soto ayam hangat nan lezat. Dan bagaimana nasib sang Professional Assistance? Ajaib! Setelah kita selesai makan soto, dia tersadar begitu aja. BEGITU AJA!

Setelah sang Professional Assistance sadar, kita semua nanya “Apa yang dia rasakan tadi? Gimana rasanya kerasukan jin? Mengapa batagor harus dikasih bumbu kacang?”. Dan dengan polosnya, ia menjawab “ngga tau tuh, nggak ngerasain apa-apa”.

Zzzt!

Quote of the day: Jika ada anggota keluarga anda yang mengeluh kesurupan (lagi kesurupan kok bisa ngeluh), makanlah soto ayam dan kacang garing bersama orang-orang terkasih. (Neev, 1993 – saatnya tiba)

Advertisements
Categories: Uncategorized | Tags: , , , | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: