My Class

Sori kalo intro-nya ngga sesuai dengan judul..

Tadi malem gue baca majalah ANNIDA, dan disitu ada artikel tentang blog. Ada sejarahnya, yang mempopulerkan, dan ada juga tips dan saran untuk bikin tulisan yang seru tapi sopan (selama ini, tulisan gue ngga memenuhi syarat untuk dibilang sopan ya?). Tapi, dari semua hal yang udah gue baca, yang paling eye catching sekaligus paling pathetic itu ada di rubrik “POLLING”.

Di rubrik tsb. ada polling terhadap SMU *** di daerah *** (nama dan daerah sekolah sengaja di-asterisk, untuk melindungi privasi). Dan ketahuilah teman-teman, result-nya amat menyedihkan: 53% voters ngga tau blog tu apaan. 56% dari orang-orang yang (katanya) tau tersebut ngga punya blog.

Dari result diatas, bisa diambil kesimpulan bahwa masih ada sebagian kecil dari remaja-remaja seumuran kita (kita? Gue aja kali, lu ngga!) yang belum kenal ama yang namanya blog. Tapi untungnya SMU *** itu bukan di daerah Ibukota ini. Kalo nyampe ada anak Jakarta yang ga tau blog, gue bisa shock ringan.

Oke, melaju ke topik posting kali ini ”About my Class”. Ya ini paradoks sebuah kelas di SMA 34, dilihat dari sudut pandang seseorang-yang-sedang-nulis-posting-ini. Well, itu gue. Hanif Ibrahim, orang yang ngga berprestasi di kelas. Kalo menurut gue, untuk bisa menceritakan kelas gue yang agak semrawut ini, pertama-tama harus memisahkan penghuninya menjadi beberapa golongan.

Golongan pertama, anak-anak pinter. Ngga banyak yang bisa masuk classis ini. Buktinya, pas ulangan Math kemaren, yang ngga remedial cuma 2 orang. Bayangkan, perbandingannya Cuma 2/40 (sama dengan jumlah orang yang bisa cerita dengan ekspresif. Liat posting sebelumnya!).

Golongan kedua adalah golongan yang pasti-ada-di-tiap-sekolah, yaitu murid yang suka-ngobrol-kalo guru-lagi-nerangin dan ngga terlalu pinter (karma dari ngga merhatiin guru). Apakah saya masuk golongan ini? Absolutely! Sekilas mengenai golongan kedua ini, ada beberapa crew-nya yang agak ‘unik’.

Crew pertama, Opal. Manusia luar-biasa-lebay ini terlahir dengan nama Naufal Dzulfiqar. Orangnya itu, beeh.. gokil, geblek, dan teramat-sangat-lebay-sekali. Jika ada salah seorang dari pembaca yang berpapasan dengannya, diharapkan untuk ber-istighfar. Kalau ngga bisa dipastikan akan mengalami mouth-opened-stomach-cramps-syndrome. Yaitu sindrom dimana kita akan ngakak ampe perut kram, disertai kejijayan stadium lanjut (ehm.. gw ngasal).

Crew kedua, Dapit. Orang yang terinspirasi dengan Patrick Star (salah satu tokoh di film Spongebob itu). Dari gaya jalannya, cara ngomongnya. Eh ngomong-ngomong soal cara ngomong, Dapit merupakan the one and only orang yang bisa ngikutin cara ngomong Lehrer Deutsch (guru Bhs. Jerman) gue. Dia jago gambar manga, tapi ngga sombong. Pokoke low-profile banget dah. Selain itu dia jago senam lantai.

Golongan ketiga, anak GZP. Anak-anak ini adalah golongan yang cukup ‘spesial’. Apanya yang spesial? Jawabannya adalah “solidaritas”. Ya. Siswa-siswa dengan solidaritas yang tinggi, sangat terkoordinir, dan sayangnya tidak disenangi oleh para guru. Mengapa dibenci? Gue gak tau.
Tapi GZP yang sekarang udah mulai berubah. Bahkan bisa dibilang udah jadi OSIS kedua. Contohnya, mereka (GZP kelas X) disuruh ngumpulin Koran dan gelas plastik bekas air mineral buat ngumpulin dana untuk CCC (pensi 34). Tapi karena banyaknya kegiatan yang kurang nyambung ama pelajaran (ex. Nongkrong), nilai mereka tuh dibawah rata-rata. Mungkin ngga semua, tapi yang di kelas gue kayak gitu lah.

Mudah-mudahan para guru bisa mengubah perspektif mereka tentang GZP. Walaupun gue bukan anggota, tapi gue mau meluruskan nama GZP yang udah keburu di stempel buruk.

Written after done-a-holy-business (boker), on my lovely pisi (bukan boker di depan kompi. Jangan salah!). With my uncomfortable keyboard (maklum 4 taon kaga diganti), sambil tengkurep.
..::Dengan semangat ’45!!!::..

PS: Bagi pihak yang udah baca nih blog, harap menanggapi dengan hati yang cool.

Advertisements
Categories: Uncategorized | Tags: , , , , , , | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: